BERITA  

Catatan FLS2N Di Daerah Perbatasan & Terpencil Amfoang Timur

CATATAN DARI KEGIATAN FLS2N DI DAERAH PERBATASAN & TERPENCIL AMFOANG TIMUR

(Oleh: Farid Mere, S. Sos, MM.)

Berakhir sudah serangkaian kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMA se Kabupaten Kupang Tahun 2022 yang digelar mulai dari tanggal 07 sampai dengan 09 April 2022 bertempat di SMA Negeri 1 Amfoang Timur, Desa Netemnanu Selatan Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Farid A. M, S.Sos.,MM.

Para peserta lomba, guru pendamping serta kepala sekolah dari setiap sekolah sudah kembali ketempatnya masing-masing, demikian juga dengan para juri dan panitia sudah kembali beraktivitas seperti sediakala.

Jika boleh berkata jujur kenangan kegiatan FLS2N di Amfoang Timur belum lenyap dari ingatan. Sebenarnya apa penyebab belum move on?? Hehe, salah satu jawaban guru pendamping yang hadir dalam kegiatan FLS2N di Amfoang Timur yang kebetulan adalah teman saya adalah tentang pengalamannya menempuh perjalanan yang cukup jauh serta melelahkan yang dialaminya saat datang di daerah perbatasan RI-RDTL, Oepoli-Oecusi.

PESERTA FLS2N “LAYAK” DISAMBUT MERIAH OLEH TUAN RUMAH

Amfoang Timur masuk wilayah administratif Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini termasuk dalam kategori wilayah terpencil, terdepan dan terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk musim seperti sekarang ini, rekomendasi panitia terkait akses jalan bagi sekolah-sekolah peserta FLS2N menuju wilayah Amfoang Timur adalah melalui Kapan (TTS)-Eban (TTU)-Mutis (TTU)-Oepoli (Kab. Kupang) bagi sekolah-sekolah peserta sepanjang jalan Trans Timor Raya dan beberapa sekolah diwilayah Sulamu dan Fatuleu secara keseluruhan.

Penyambutan Kontingen SMAN 1 Takari

Sementara untuk sekolah-sekolah sepanjang Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut dan Amfoang Utara, dapat melewati jalur pantura Amfoang dan sudah pasti harus melewati beberapa sungai besar maupun kecil sepanjang perjalanan menuju Oepoli-Amfoang Timur.

Dengan rute perjalanan yang cukup jauh, sudah selayaknya setiap kontingen peserta disambut secara meriah oleh panitia pelaksana FLS2N Tahun 2022, yang juga adalah guru-guru SMAN 1 Amfoang Timur.

Sehingga dalam rapat persiapan dan rapat pemantapan panitia, sudah dibicarakan secara khusus terkait penyambutan kontingen peserta lomba oleh tuan rumah.

Rapat-rapat tersebut dihadiri perangkat pemerintahan setempat, dalam hal ini Camat Amfoang Timur dan jajarannya, TNI & POLRI penjaga perbatasan, para Kepala Desa se Amfoang Timur, para Kepala PAUD, SD, SMP se Amfoang Timur, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Penyambutan Kontingen SMAN 1 Amarasi Selatan

Berbagai masukan, dukungan moril dan materil kepada panitia pelaksana terhimpun dengan baik dalam rapat tersebut, melahirkan kesepakatan bersama untuk mensukseskan kegiatan terbesar pertama yang diselenggarakan dalam wilayah Kecamatan Amfoang Timur.

Implementasi dari hasil keputusan rapat persiapan dan rapat pemantapan panitia FLS2N adalah terpasangnya umbul-umbul sepanjang jalan yang akan dilalui kontingen peserta FLS2N mulai dari Mamlasi, daerah Kab. Kupang dengan Nualelo TTU sampai ke tempat kegiatan SMAN 1 Amfoang Timur dan juga dari Nunuanah sampai lokasi kegiatan untuk kontingen peserta lomba dari wilayah pantura Amfoang.

Tidak sampai di situ kontingen peserta lomba akan berhenti sejenak pada Pos-pos penjagaan TNI POLRI, untuk didata dan diberikan informasi terkait penginapan dan sebagainya.

Selepas itu, kontingen peserta akan diarahkan menuju lokasi kegiatan yakni SMAN 1 Amfoang Timur, di Fatuknutu, Desa Netemnanu Selatan Kecamatan 9Amfoang Timur untuk selanjutnya disambut dengan 2 (dua) tarian adat Amfoang Timur, Yakni Tari Perang dan juga Tari Amfoang serta pengalungan bagi para kepala sekolah peserta FLS2N yang hadir di Oepoli.

Kontingen SMAN 1 Amarasi

Untuk acara pengalungan itu sendiri, panitia menyiapkan kurang lebih 61 buah selendang yang diperuntukan bagi 47 orang Kepala sekolah dan 14 orang dewan juri yang dipercayakan untuk menilai tampilan peserta lomba dalam kegiatan tersebut.

Pemilihan tarian perang oleh tuan rumah dalam rangka menyambut para kontingen peserta FLS2N tentu memiliki alasan tersendiri. Panitia menyadari, sesungguhnya para peserta yang datang ke Amfoang Timur adalah duta-duta seni terbaik dari tiap sekolahnya masing-masing, yang diharapkan akan mengharumkan nama sekolah, melalui terohan prestasi yang diraih dalam kegiatan FLS2N.

Tari perang tersebut menggambarkan kegigihan seorang Pahlawan saat berada di medan juang. Sehingga suguhan tari perang dari siswa-siswi SMAN 1 Amfoang Timur menjadi pembakar semangat sportivitas bagi peserta lomba saat tiba di Amfoang Timur setelah hampir seharian menempuh perjalanan yang cukup jauh serta dapat menjadi rambu-rambu pengingat bagi para peserta lomba agar segera menyiapkan diri untuk mengikuti perlombaan.

Tempat Registrasi Kontingen

Sementara itu acara pengalungan selendang bagi tiap-tiap kepala sekolah menjadi simbol penghargaan tuan rumah kepada tamu yang sudah datang ke Oepoli.

Walau sebagian dari kepala sekolah sudah berusia senja, namun mereka tetap bersemangat untuk sampai di Amfoang Timur dengan tujuan menunjukkan kecintaan mereka kepada anak-anak di wilayah Amfoang Timur.

Bahwa anak-anak Amfoang dan juga Bapak/Ibu Guru perbatasan tidak sendiri membangun dunia pendidikan. Sudah selayaknya mereka (para kepala sekolah) dikalungi selendang atas semangat yang sudah mereka tunjukkan.

Dalam acara pengalungan selendang bagi kepala kontingen peserta FLS2N, dilakukan secara bergantian oleh Ketua Panitia Pelaksana FLS2N SMA Tahun 2022 Kab. Kupang yang juga adalah Kepala Sekolah SMAN 1 Amfoang Timur, Camat Amfoang Timur, Kapolsek Amfoang Timur, Danki Pamtas RI-RDTL, Danpos Angkatan Laut dan para kepala desa se kecamatan Amfoang Timur.

Dewan Juri Tarian Berpasangan

Para dewan juri pun demikian, mereka layak disambut dengan meriah. Karena dewan juri sudah bersedia hadir di Oepoli adalah dewan juri yang tidak saja professional di bidangnya dengan segudang prestasi yang diperolehnya tetapi juga merupakan orang-orang tangguh serta berani menerima tantangan melakukan perjalanan yang jauh dan menerima tugas serta tanggungjawab menilai mata lomba dalam FLS2N Tahun 2022 di Amfoang Timur.

Laporan Ketua Panitia pada Upacara Pembukaan

Dari panitia FLS2N SMA Tahun 2022 di Amfoang Timur sendiri, merasakan kesulitan yang sangat berarti dalam persiapan kegiatan FLS2N, karena banyak dari juri yang dihubungi panitia mengundurkan diri setelah browsing di internet untuk sekadar mencari tahu tentang Amfoang Timur atau mendengar dari sahabat dan handaitaulannya, cerita tentang Amfoang Timur, dan akhirnya mereka mengundurkan diri.

Parade Kontingen

Suguhan untuk para peserta FLS2N SMA Tahun 2022 di Amfoang Timur, tidak sampai di sini saja. Pada saat acara pembukaan FLS2N akan dimulai dilaksanakannya parade kontingen dari halaman depan sekolah menuju lapangan upacara dengan diiringi Drumb Band.

Parade Kontingen

Tiap kontingen akan diantar oleh seorang siswa/I yang bertugas membawa papan nama sekolah peserta lomba. Selain itu juga, suguhan tari nusantara secara massal oleh siswa siswi SMAN 1 Amfoang Timur dan Tari Do Daka Do mengisyaratkan keanekaragaman yang ada di wilayah perbatasan menambah semarak acara pembukaan.

Dan diakhir dari kegiatan pembukaan ini, paduan suara SMAN 1 Amfoang Timur yang membawakan lagu Mars Pendidikan NTT menjadi suguhan akhir yang menarik bagi peserta FLS2N.

Gemuruh suara tepukan tangan dari peserta upacara pertanda bahwa suguhan-suguhan tersebut sangat dinikmati oleh seluruh peserta upacara.

Tarian Daerah Do daka Do oleh Siswa/i SMAN 1 Amfoang Timur pada Upacara Pembukaan FLS2N

PANITIA HARUS “TAHAN BANTINGAN”

Menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan seperti FLS2N tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi dengan jumlah personil panitia pelaksana berjumlah 23 orang guru serta pegawai yang ada di SMA Negeri 1 Amfoang Timur.

Jumlah ini terbilang kecil dan sudah tentu dalam pelaksanaanya nanti mengalami banyak kendala. Jika kemasan kegiatannya standar saja, maka jumlah panitia yang ada, terbilang cukup.

Jika dikemas dengan meriah maka jumlah panitia yang ada terbilang kurang. Butuh kerja ekstra atau lebih dari para panitia.

Semenjak ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan kegiatan FLS2N SMA Kab. Kupang Tahun 2022, civitas SMAN 1 Amfoang Timur terus berupaya menyiapkan berbagai hal untuk kesuksesan dan kelancaran acara dimaksud.

Memantapkan koordinasi pelaksanaan kegiatan FLS2N dengan Badan Pengurus MKKS SMA Kab. Kupang secara rutin di setiap rapat bulanan MKKS sehingga para kepala sekolah yang tergabung dalam wadah MKKS SMA Kab. Kupang menjadi jembatan informasi bagi sekolahnya masing-masing terkait pelaksanaan FLS2N.

Bahkan di setiap rapat MKKS, sebagai ketua panitia pelaksana FLS2N, sudah sering kami menyampaikan gambaran kedaan Amfoang Timur kepada pada para kepala sekolah untuk selanjutnya dipertimbangkan kembali penunjukkan menjadi tuan rumah FLS2N SMA Kab. Kupang Tahun 2022.

Mengingat keterbatasan yang ada di Amfoang Timur yang meliputi akses jalan, ketiadaan penginapan, rumah makan/warung dan sebagainya.

Namun keputusan Amfoang Timur menjadi tuan rumah sudah menjadi kesepakatan bersama yang tidak dapat digantikan lagi.

Hal positif yang saya rasakan dari proses ini adalah adanya kerinduan kepala sekolah, guru-guru dan peserta didik untuk bisa sampai di batas Negeri Amfoang Timur. Berbagi pengalaman dan saling belajar tentunya.

Dukungan moril terus disampaikan oleh Ketua MKKS SMA Kab. Kupang, Bapak Sepy L. Manafe, S. Pd, MM kepada kami panitia, bahwa kami (SMAN 1 Amfoang Timur) mampu menjadi tuan rumah dalam kegiatan FLS2N.

Ketua MKKS SMA Kab. Kupang

Dukungan moril ketua MKKS ini, menjadi penyemangat bagi panitia untuk senantiasa bekerja keras mensukseskan kegiatan dimaksud. Karena kepercayaan yang diberi adalah amanah yang harus dijaga serta dilaksanakan dengan baik.

Selain ketua MKKS SMA Kab. Kupang, dukungan juga datang dari Bapak/Ibu Kepala Sekolah yang tergabung dalam wadah MKKS.

Dengan caranya masing-masing mereka mendukung kerja panitia dalam kegiatan FLS2N. Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh panitia pelaksana.

Termasuk melaksanakan Technical Metting (TM) sebelum pelaksanaan kegiatan FLS2N berlangsung.

Maka dipilihlah SMAN 1 Fatuleu Tengah sebagai tempat pelaksaan kegiatan TM pada tanggal 23 Maret 2022. Utusan guru pendamping, panitia, dewan juri dan para kepala sekolah bertemu dalam kegiatan TM dimaksud untuk membahas berbagai persiapan terkait lomba.

Termasuk di dalamnya penyelesaian semua biaya lomba yakni konstribusi wajib persekolah, uang pendaftaran lomba dan uang konsumsi selama kegiatan.

Hingga akhir kegiatan masih terdapat banyak sekolah yang belum fix soal jumlah peserta yang akan ke Amfoang Timur, yang mana akan berimbas pada jumlah uang konsumsi yang belum dapat ditaksasi dan disetor kepada panitia.

Maka dibangunlah sebuah kesepakatan bersama, agar dapat menyetor paling lama seminggu sebelum pelaksanaan kegiatan, ke nomor rekening panitia untuk selanjutnya dipergunakan dalam persiapan pelaksanaan FLS2N.

Akhir dari kegiatan TM ini panitia pelaksana mendapatkan jumlah sementara peserta yang akan ke Amfoang Timur berjumlah 400 an orang.

Hari berganti hari, hingga tibalah saat yang dinantikan, tepatnya tanggal 07 April 2022 peserta mulai berdatangan ke Amfoang Timur.

Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh panitia, mulai dari penyambutan, konsumsi dan sebagainya. Bahkan ada 2 (dua) sekolah yang sudah tiba sehari sebelumnya di Amfoang Timur yakni SMAN 1 Amfoang Barat Daya dan juga SMAN 1 Amarasi Selatan. Ini menjadi bagian dari sebuah strategi positif sekolah peserta FLS2N sehingga memiliki waktu yang cukup bagi pesertanya beristirahat dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi tempat kegiatan.

Pembagian tugas kepanitian juga sudah dilakukan. Masing-masing seksi menjalankan tugasnya masing-masing, semisalnya bagian penyambutan, penari, konsumsi, bagian pendaftaran ulang, bagian pengamanan di pos pos penjagaan, konsumsi dan sebagainya dengan jumlah taksiran peserta adalah 700 an peserta yang akan datang ke Amfoang Timur. Data ini diperoleh panitia seminggu sebelum pelaksanaan kegiatan (01 April 2022).

Kedatangan rombongan peserta FLS2N di Amfoang Timur juga tidak bersamaan, sehingga mulai dari pukul 10.00 Wita sampai dengan 23.00 Wita kontingen-kontingen masih berdatangan dan disambut dengan tari perang dan tari Amfoang untuk selanjutnya diarahkan menuju loket pendaftaran ulang.

Sepanjang hari itu, bunyi gong dan gendang terus terdengar pertanda tibanya rombongan peserta FLS2N dari tiap-tiap sekolah di SMAN 1 Amfoang Timur.

Pada saat pendaftaran ulang peserta, ternyata jumlah peserta melampaui data awal yang diperoleh panitia seminggu sebelum pelaksanaan, yakni menjadi 950 peserta.

Jumlah ini tentu menjadi kendala tersendiri bagi panitia untuk menyiapkan konsumsi bagi peserta. Mengingat dari jauh-jauh hari panitia sudah menyampaikan bahwa bahan dasar konsumsi didatangkan dari kota kupang ke Amfoang. Sementara banyak sekolah peserta melakukan pembayaran konsumsi pada saat tiba di Amfoang Timur.

Sebagai panitia tidak elok jika mengambil langkah untuk tidak bertanggung jawab terhadap peserta yang menyelesaikan pembayaran pada saat tiba di oepoli. Apalagi sudah menempuh perjalanan jauh dan memiliki semangat luar biasa untuk sampai di Amfoang Timur. Sehingga apapun itu menjadi tanggungjawab panitia. Sekuat apapun usaha panitia, kesempurnaan akan sangat sulit diwujudkan.

Keluhan-keluhan atas kerja panitia berdatangan dari para peserta. Jam makan molor, menu masakan tidak sesuai selera dan tidak sesuai ekspetasi tiap-tiap peserta menjadi topik utama bahkan disampaikan dengan beragam cara. Saling menguatkan, yah…saling menguatkan…”harus sabar dan tahan banting, ambil sisi positifnya saja”…ini beberapa kalimat yang sering disampaikan teman-teman panitia seksi konsumsi kepada sesama guru dan siswa yang bertugas di konsumsi.

Mereka terlihat tegar bekerja dalam 3 (tiga) hari. Berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta lomba. Terlepas dari kritikan-kritikan tadi, terdapat banyak pujian yang ditujukan kepada panitia dari peserta lainnya, baik dari Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Badan Pengurus MKKS SMA Kab. Kupang, para guru pendamping dan juga dewan juri.

Banyak diantara mereka memuji kekompakan panitia dan kerja keras yang sudah ditunjukkan panitia.

Akhir dari catatan dibagian pertama ini, saya atas nama panitia pelaksana menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta lomba, Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Guru Pendamping, Bapak/Ibu Dewan Juri, Badan Pengurus MKKS SMA Kab. Kupang jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan kegiatan FLS2N.

Semoga segala hal yang menjadi kekurangan dalam pelaksanaan FLS2N tahun ini, diperbaiki pada kegiatan serupa pada tahun 2023, serta hal-hal yang baik dalam pelaksanaan FLS2N Tahun ini bisa dipertahankan dan menjadi masukan bagi pelaksaan FLS2N tahun-tahun berikutnya.

Bersambung….

Komentar
judul gambar
judul gambar