Hendak Menyelundupkan Pakaian Bekas ke Timor Leste, Ini Yang Dilakukan Satgas Yonif 742/SWY Pos Motamasin

Malaka, News.Matatimor-Net : Hendak menyelundupkan pakaian bekas dari wilayah RI ke RDTL (Timor Leste.red) Kapten Inf Taura Mheru Asadulloh, S.T.Han selaku Dankipam III Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur, Yonif 742/SWY untuk kesekian kalinya menggagalkan kegiatan ilegal di jalur setapak/jalan tikus perbatasan RI-RDTL.

Guna mencegah kegiatan ilegal disepanjang jalur batas negara RI-RDTL, Dankipam III Kapten Inf Taura Mheru Asadulloh, S.T.Han, memerintahkan Danpos Motamasin Serda Ovan Pranata menunjuk 2 (dua) orang anggotanya untuk melaksanakan patroli atau pengintaian disepanjang jalan tikus, di Dusun Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabulaten Malaka, Senin (11/12/2023)

Menurut Serda Ovan Pranata (Danpos Motamasin) patroli tersebut dilaksanakan oleh Praka Abdul gofur dan Pratu Paulus Geroda Leduona yang tergabung dalam Tim Banteng Kipam III.

Jelasnya, Sekitar Pukul 20.30 WITA, Praka Gafur melihat cahaya senter berjarak sekitar 30 Meter dari posisi Tim Banteng. Menduga itu merupakan pelaku ilegal yang akan menyeberang ke Timor Leste. Tim Banteng segera menghampiri orang tidak dikenal (OTK) tersebut. Mengetahui kehadiran Tim Banteng orang tak dikenal (OTK.red) tersebut melarikan diri, dan dilakukan pengejaran namun terduga pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran Tim Banteng.

Dilakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan 1 karung warna putih yang berisikan pakaian bekas, pakaian tersebut diduga dari hasil kejahatan yang kami duga akan diselundupkan secara ilegal melalui jalan tikus perbatasan negara RI-RDTL.

Saat ini barang bukti (BB) tersebut diamankan sementara di Pos Motamasin guna diserahkan kepihak yang berwenang untuk penegakan hukum lanjutan. Ungkap Serda Ovan Pranata (Danpos Motamasin)

Memasuki bulan Desember, kami akan rutin melaksanakan kegiatan pengamanan, patroli ataupun pengintaian di sepanjang jalur perbatasan terutama di jalur-jalur yang berpotensi akan dilalui oleh para pelintas batas ilegal untuk mambawa keluar dan masuk barang secara ilegal.

“Apalagi dalam waktu dekat memasuki malam pergantian Tahun, berdasarkan informasi dari warga biasanya para pelaku ilegal akan melakukan transaksi jual beli melalui jalan tikus di batas Negara RI-RDTL”. Tutup Serda Ovan Pranata (Danpos Motamasin)

Komentar
judul gambar
judul gambar