Ini Yang Dilakukan Tiga Komonitas di NTT Terhadap Korban Bencana Longsor di Kabupaten Belu

Atambua, News.Matatimor – Net : Tiga komunitas mengadakan berbagi kasih di Kecamatan Lamaknen dan Lamaknen Selatan,Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur yang diakibatkan karena bencana longsor, pada Minggu, 05/03/2023

Dampak dari musibah Longsor di wilayah Lamaknen Dan Lamaknen Selatan yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL tersebut mengakibatkan 30 Buah Rumah termasuk salah satu Gedung Sekolah mengalami kerusakan.

Menanggapi Bencana alam yang terjadi akibat curah hujan yang tidak kunjung berhenti dari seminggu yang Lalu, Maka Membuat Komunitas Orang Keriting Ntt, En Bunak taromi dan K’Sadan Belu tergerak hati turun memberikan bantuan berupa sembako dan Pakaian layak pakai, untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana

Bernadeta Mali, Selaku Kepala Desa Kewar juga menyampaikan terima kasih kepada ke tiga komonitas yang sudah turut memberikan rasa kepedulian kepada masyarakatnya.

“Terimakasih sudah memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana alam ini, karena masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah dan Provinsi juga semua lembaga dan komonitas peduli.

Masih di tempat yang sama, Bernadeta Mali juga mengatakan, harapan kami kepada Bapak kepala Dinas Pendidikan, agar segera membuat ruangan yang layak pakai, agar proses belajar mengajar kembali seperti semula, karena sebentar lagi sudah memasuki ujian Nasional

Maksimus Mali salah satu warga Desa Luta Rato juga menyampaikan hal yang sama
“Saya berharap kepada pemerintah baik Daerah sampai ke tingkat Provinsi agar segera memperhatikan kami, karena rumah kami sudah hancur total akibat bencana ini, untuk sementara kami tidak punya tempat tinggal, kami masih tinggal di kem Pengungsi, semoga suara kami bisa di dengarkan oleh Bapak Bupati Belu ataupun Bapak Gubernur NTT

Akibat dari tingginya curah hujan yang tak kunjung berhenti dalam seminggu tersebut, membuat semua Jalan sabuk Merah yang di bangun oleh pemerintah Pusat tersebut, rusak total di kedua wilayah kecamatan tersebut, dan membuat masyarakat sangat susah untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Komentar
judul gambar
judul gambar