Pemerintah RI – RDTL Menggelar Rapat Koordinasi Terkait Pasar Perbatasan Motaain.Ini Yang di bahas ๐Ÿ‘‡

Atambua, News.Matatimor – Net : Selama dua tahun pasar perbatasan RI – RDTL sempat ditutup akibat pandemi covid 19, kini Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) akan kembali mengaktifkan Pasar di wilayah Perbatasan kedua Negara.

Sebelumnya, pasar di wilayah perbatasan kedua negara tersebut ditutup dikarenakan pandemi Covid 19 yang membuat situasi nasional dan internasional yang diberlakukan pembatasan orang.

Tanda – tanda pengaktifan kembali pasar perbatasan antara kedua negara melalui, rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dan Pemerintah RDTL.

Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Konsultan Timor Leste bersama beberapa stakeholder yang berlangsung di Aula Lantai 3 PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Dalam kesempatan itu, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu menyambut sukacita pengaktifan kembali pasar di kawasan PLBN Motaain.

Dikatakannya, mengingat sudah dua tahun pasar tersebut tidak beroperasi akibat pandemic covid-19.

Menurutnya, geliat ekonomi kawasan perbatasan harus dihidupkan kembali dan tidak boleh ditunda. Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kedua negara. 

โ€œDengan dioperasikan kembali pasar Motaain mudah-mudahan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dua negara terlebih khusus masyarakat yang ada di wilayah perbatasan,” pungkas Bupati Belu.

Untuk itu, sambungnya, Pasar ini sangat penting bagi masyarakat perbatasan antar kedua Negara. Paling tidak desa-desa yang ada dikawasan ini dan kabupaten sekitarnya ikut merasakan dinamika dan manfaat dari adanya pasar disini.

Disampaikan Bupati, Pemkab Belu akan mengoptimalkan dan memaksimalkan pasar perbatasan ini untuk mendorong peningkatan ekonomi antar kedua Negara.

โ€œDalam waktu dekat kita akan mengaktifkan kembali Pasar Motaain ini. Mudah-mudahan pada 2 Mei nanti sudah bisa beroperasi dan dalam rakor tadi kita sudah membahas berbagai macam hal terkait kemudahan arus lalulintas orang dan barang,โ€katanya.

Selain itu, terang Bupati, pengaktifan kembali Pasar Motaain juga untuk menyambut zona perdagangan bebas atau free trade zone di kawasan perbatasan Indonesia โ€“ Timor Leste yang sudah disepakati kedua negara. 

โ€œFree trade zone ini akan sangat membantu dan memudahkan hubungan perdagangan antar kedua Negara terkait ekspor impor terhadap berbagai macam kebutuhan kedua Negara,” ungkapnya.

Lanjutnya, ” Free trade zone ini segera aktif dan kita bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan ini melalui Keterlibatan para pelaku usaha, baik dari Indonesia maupun Timor Leste,โ€tandasnya

Komentar
judul gambar
judul gambar