Renungan Katolik Minggu 30/10/2022

Salah satu pengalaman yang membuat kita tertekan adalah pengalaman telah melakukan kesalahan atau dosa yang telah diketahui orang lain. Kita selalu merasa dibayang-bayangi rasa bersalah atau berdosa.

Oleh Rd. Jhon Chris Taus – Paroki Sta. Helena Camplong

Setiap orang punya cerita masa lalu. Ada pengalaman yang menyenangkan, tetapi ada juga yg menyakitkan.

Yang menyenangkan : kita senang dan happy, yang menyakitkan : kita merasa down, kurang PD (percaya diri) dan tertekan.

Salah satu pengalaman yang membuat kita tertekan adalah pengalaman telah melakukan kesalahan atau dosa yang telah diketahui orang lain. Kita selalu merasa dibayang-bayangi rasa bersalah atau berdosa.

Padahal Tuhan tetap mencintai semua orang. Siapa saja termasuk orang-orang berdosa.

Tuhan membenci dosa tetapi TUHAN MENCINTAI ORANG BERDOSA.

Mengapa demikian?!!
Kitab Kebijaksanaan memberi jawabannya bahwa dalam sejarah keselamatan ALLAH TELAH MENYATAKAN DIRI SEBAGAI ALLAH YANG PENGASIH DAN PENYAYANG.

Allah berbelas kasih terhadap semua orang, termasuk orang-orang berdosa, Karena kita adalah milik ciptaanNya (Keb,11,26).

Injil kisahkan kepada kita tentang Zakeus, salah satu tokoh, yang bangkit dari masa lalunya yang suram dan mau bertobat.

Zakeus seorang pemungut cukai, yang berbadan pendek dan kaya. Masyarakat Yahudi menjauhinya karena Zakeus adalah seorang koruptor dan pengkhianat bangsa karena ia berpihak pada pemerintah Romawi.

Namun seiring berjalannya waktu, Zakeus punya keinginan untjk bertemu dengan Yesus, karena Zakeus mendengar ceritera bahwa Yesus bergaul dekat dengan orang-orang berdosa, termasuk para pemungut cukai.

Keinginan itu terpenuhi, saat Ia tahu kalau Yesus datang memasuki kota Yerikho, salah satu kota tua yang terkenal.

Dengan modal kerinduan untuk bertemu dengan Yesus, Zakeus menerobos kerumunan orang banyak dan berlari memanjat pohon Ara hanya untuk melihat orang apakah Yesus itu.

Ketika Yesus lewat di situ, Ia melihat Zakeus, dan berkata : Zakeus, segera turun karena Aku harus menumpang di rumahmu dan Zakeus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

Karena saking gembiranya, Zakeus berdiri dan berkata kepada Tuhan : Tuhan, setengah dari milikku, akan kuberikan kepada orang-orang miskin, dan sekiranya ada yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan 4x lipat.

Lalu kata Yesus : hari ini telah terjadi keselamatan bagi rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.

Tuhan mengampuni Zakeus orang berdosa.

Zakeus adalah contoh sukacita orang berdosa yang bertobat, yang diterima kembali oleh Allah.

Kita juga adalah Zakeus Zakeus yang punya masa lalu yang suram, sebagai orang berdosa, tetapi Tuhan mengasihi kita.

Tuhan hanya ingin kita rendah hati dan bertobat seperti Zakeus. Amen

Minggu Biasa 31
Keb. 11:22-12,2
Luk. 19:1-10

Komentar
judul gambar
judul gambar