SekDa Belu : Kadis Perhubungan Akan Segera Diperiksa Terkait Dugaan KDRT dan Hutangnya

Atambua, News.Matatimor-Net : Sekertaris Daerah (Sekda) Belu Johanes Ande Prihatin,SE.,M.Si akan segera memanggil Kepala Dinas Perhubungan Belu terkait perilaku tak terpuji yang dilakukannya atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan hutang yang dimilikinya.

Johanes Ande Prihatin, berjanji akan segera mengambil tindakan serius dalam penanganan dugaan beberapa kasus yang sedang terjadi di dinas perhubungan ini.

Kasus yang sedang dialami Kepala Dinas Perhubungan Belu Jovianus Bere Loy diantaranya dugaan KDRT dan berhutang ratusan juta pada sebuah bengkel guna memperbaiki mobil dinas dan pengadaan suku cadang.

Dugaan hutang ratusan juta tersebut dilaporkan pemilik bengkel Rudy Mesak ke Komisi I DPRD Belu pada rabu 23 Agustus 2023

Merespon beberapa aduan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin meminta Inspektorat agar mengecek dugaan Hutang ratusan juta oleh Kepala Dinas Perhubungan Jovianus Bere Loy dengan tujuan untuk memastikan kebenarannya.

” untuk sementara saya minta inspektorat untuk cek, karena kita belum tau detail kerjanya bagaimana dan ikatannya bagaimana sehingga berhutang, dan berhutang untuk apa dan seperti apa ,” ujar Sekda Belu Johanes Ande Prihatin,SE.,M.Si saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Kamis, 24/08/2023.

Sementara itu, kata Sekda bahwa masih dilakukan pengecekan soal berapa besar nominal yang dihutang oleh Kadis Perhubungan.

” saat ini kita belum tahu persis bahwa kenapa dia berhutang, apakah anggarannya tidak cukup atau urgensi maka dia berhutang ataukah ada hal – hal lain,”tutur sekda.

Dikatakan sekda, bahwa sejauh ini dirinya belum mengetahui kepastian ikatan kerjasamanya sehingga instrumennya adalah meminta inspektorat kabupaten belu untuk melakukan pengecekan atau pemeriksaan segera untuk memastikan kebenarannya.

” nanti kalo sudah dapat datanya saya akan sampaikan,”

Tidak hanya pemeriksaan terkait dugaan hutang, namun pihaknya akan segera memangil Jovianus Bere Loy bersama istrinya untuk di periksa atas kasus dugaan KDRT yang dilaporkan di Mapolres Belu beberapa waktu lalu.

Selain hutang, dugaan KDRT yang dilakukan walaupun sudah ada laporan polisi terkait peristiwa itu namun akan tetap kita panggil untuk diperiksa sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No.94/2021 tetang ketentuan disiplin PNS. Jelasnya Sekda Belu Johanes Andes Prihatin.

Tambahnya, Jika yang bersangkutan terbukti maka akan dikenakan sangksi indisiplin sesuai dengan perbuatan yang bersangkutan dan acuannya pada Peraturan Pemerintah (PP) No.94/2021 tetang ketentuan disiplin PNS yaitu
ada sangksi ringan, sedang hingga berat, namun untuk memastikan itu maka akan segera kita panggil dan periksa.

Sementara dikutip dari pemberitaan sebelumnya, bahwa Kadis perhubungan Kabupaten Belu, Jovianus Bere Loy memiliki Hutang perbaikan mobil dinas dan suku cadang sebesar Rp. 128.908.000.

Berdasarkan surat pernyataan yang dibuat bahwa, Kadis perhubungan Jovianus Bere Loy akan melakukan pembayar hutang sebesar 50 persen dengan nominal Rp. 64. 454.000 yang akan dibayar pada tanggal 18 juli 2023.

Dan sisanya yang sebesar Rp. 64.454.000 akan dicicil pada tanggal 14 Agustus 2023.

” tapi sekarang sudah lewat jatuh tempo dan beliau belum membayarnya. Saya sudah WA pak kadis tapi hanya di baca saja dan tidak membalasnya,”kata pemilik bengkel Rudy Mesak saat diwawancara media ini, rabu 24 Agustus 2023.

Tidak sampai disitu, Pihaknya pun sudah memberikan surat penagihan hutang ke Sekda Belu dengan tembusan Bupati Belu, Taolin Agustinus namun sampai hari ini belum ada jawaban.

” sudah 4 kali saya bersurat, 2 kali ke Bapak Bupati Belu Taolin Agustinus, dan 2 kali ke Bapak Sekda Belu tapi saya belum dapat jawabannya,”pungkasnya.

Sementara ini, pihaknya sudah bertemu dengan Komisi I DPRD Kabupaten Belu Mundus Tita dan pihak DPRD Belu akan menjembatani untuk bertemu dengan Kadis Perhubungan dalam penyelesaiannya.

Ditegaskan Rudy, ketika dari komisi I DPRD Belu belum menemukan solusinya maka akan ditempuh jalur Hukum.

” ketika tidak ada solusi dari DPRD Belu, saya akan langsung membuat laporan Polisi ke polres Belu terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh Kadis Perhubungan Kabupaten Belu,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kebupaten Belu Jovianus Bere Loy belum berhasil dikomfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Komentar
judul gambar
judul gambar