Sertijab Pj.Desa Dua Koran : Saya Kembali ke Rumahku-Rumah Kita Walaupun ada Penolakan

Usai masa jabatan sebagai kepala desa Dua Koran Edmundus Ulu menyerahkan tongkat gestafet kepemimpinannya kepada Penjabat Desa baru di gedung Kantor Desa Duakoran pada,sabtu 21/01/2023

Edmundus Ulu menjabat selama masa bakti periode 2017-2023 mengakhiri masa jabatannya pada 10/01/2023

Dalam sambutanya,mantan kepala Desa Dua koran menyampaikan ia (Made.Red) memiliki Visi dan Misi namun tidak semua program dapat diselesaikan 100%, salah satunya posyandu yang masuk dalam perengkingan tahun 2020 namun tidak dapat di lakukan karena anggaran.

Perlu saya sampaikan untuk ibu penjabat bahwa dari semua visi d misi yang dilakukan tersisa posyandu dan yang seharusnya kita bangun tetapi tidak 100% terlaksana karena keterbatasan anggaran yang disebabkan oleh wabah Covid 19.

Seperti kata orang “maksud hati memeluk gunung namun apa daya tangan tak sampai” artinya memang saat itu tiba-tiba (moras At boot tama tia ba laran”dalam bahasa tetun”) yang artinya Penyakit atau wabah Covid telah menyerang seluruhnya sehingga posyandu itu tidak dapat di bangun karena anggaran yang tidak cukup.

Perlu juga saya sampaikan kepada bapak sekcam dan kita semua bahwa menurut data Indeks Desa Membangun (IDM) pada tahun 2017-2019 desa dua koran dikategori sebagai desa sangat tertinggal,lalu desa ini mulan berlangkah maju sedikit menjadi desa tertinggal pada tahun 2020-2021 dan hingga tahun 2022 desa ini berubah dari tertinggal menjadi desa maju dan ini bukan saya yang data namun ini hasil dari IDM.Jelas Edmundus

Mantan Desa periode 2017-2023 itupun menjelaskan sesuai visinya yaitu membangun manusia yang cerdas dan berbudaya maka dalam periode itu ada 3 unit Paud yaitu (Paud Sta.Stefania,Paud Sta.Anastasi,Paud dan Paud Sta.Imelda) juga 1 Unit SDN wehedan kelas jauh Raimanuk yang saat ini telah menjadi SDN Wehedan dan itu bukan perjuangan saya sendiri tetapi perjuangan kita semua

Tidak sampai disitu saja tetapi ada lagi perjuangan berat antara pemerintah dan para tokoh masyarakat yang ada sehingga pada tahun 2020 berdirilah SMP Satap Aurora Knabu dan lanjutan dari pada itu hingga sekarang SMP Satap Aurora Knabu telah memiliki izin operasional dan itupun terjadi karena kita semua yang ada disini.ungkap Edmundus

Edmundus menambahkan,baru pertama kali seorang perempuan yang menjabat di desa kita ini dan perlu kita tahu bahwa penjabat bukan pilihan masyarakat tetapi mereka ini memiliki surat keputusan (SK) Bupati dan mereka itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak setiap hari harus di kantor.

Ia pun berpesan jika ada persoalan datang dan selesaikan sesuai dengan budaya kita jangan bicaranya di luar saja tetapi kita memiliki budaya yang harus di pakai.Pesanya

Jangan memecah belahkan wilayah ini karena desa dua koran memiliki arti yang harus dipahami

Penjabat Desa Dua Koran dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Belu yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin sebagai penjabat di desa dua koran untuk 6 bulan kedepan.

Pertama-tama saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Belu yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjabat di desa dua koran untuk 6 bulan kedepan.Ungka Angela

Angela pun menyampaikan hal yang sama yaitu berterima kasih kepada mantan kepala desa dua koran yang telah bekerja keras bersama masyarakat sehingga desa dua koran mengalami perkembangan yang terus bergerak maju.

Bapak-ibu masyarakat kita patut menyampaikan rasa terima kasih kepada bapak mantan atas jasa dan kerja kerasnya bersama bapak-ibu sekalian sehingga ada banyak perkembangan dan kemajuan yang terus bergerak di desa ini.

Angela berharap,saya berharap kepada bapak-ibu masyarakat untuk sama-sama bekerja sama dan apabila ada hal yang kurang datang kita duduk dan bicarakan bersama karena sebagai seorang perempuan tentu perasaan yang berbeda dengan bapak-bapak.

Lanjutnya,walaupun ada yang menolak kehadiran saya untuk menjabat disini namun disini saya bukan dari mana-mana tetapi datang dan kembali ke rumahku,rumah kita.

Mengakhiri sambutannya,Angela menyampaikan peribahasa “Jika ada jarum yang patah,jangan simpan didalam peti,ada kata yang kurang baik jangan simpan di dalam hati karena jarum disimpan dalam hati lama-kelamaan akan terus menusuk dan tidak memberi kenyamanan.

Bernardino Y.R.Berek Sekertaris Camat Raimanuk yang hadir mewakili Camat,pada saat sambutannya mengucapakan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan dan Mantan Desa (Made) untuk kebersamaan selama 6 tahun

“waktu 6 tahun telah berlalu kita masih diberikan waktu bersama mantan desa dan syukur juga kita masih bersama lagi dengan penjabat desa yang baru dan ini patut kita syukuri yang tak henti-hentinya atas kasih Tuhan ini.

Sekcam menjelaskan kalau setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan namun sering kali orang lebih melihat 1 kekurangan ketimbang 1000 kebaikan.

Walaupun 1000 kebaikan yang dilakukan seorang pemimpin namun kadang yang disebut hanya satu,sedangkan satu kekurangan akan di cerita sebanyak-banyaknya,dan hal demikian ada, maka orang seperti itu akan selalu melihat orang lain itu tidak pernah baik.

Atas nama pemerintah kecamatan saya menyampaikan juga terima kasih kepada Pak Mantan desa (Pak Made) yang sudah bersama masyarakat dalam kerja sama dan melayani selama 6 tahun ini.

Bernardus juga menjelaskan tugas penjabat desa aalah satunya mempersiapkan proses persiapan pemilihan kepala desa mendatang.

Penjabat tugasnya mempersiapkan proses persiapan pemilihan kepala desa dan setiap tugas penjabat akan selalu di evaluasi setiap 6 bulan sekali jika bekerja tidak sesuai maka akan ada pergantian oleh Bupati namun jika hasil evaluasinya baik maka akan di perpanjang jabatannya.Jelasnya

SekCam yang juga Penjabat Desa Mandeu Raimanus itu menyampaikan terima kasih kepada Camat Raimanuk yang telah mengizinkan 4 orang staf di Kecamatan Raimanuk untuk melaksanakan tugas sebagai penjabat di 4 desa yaitu Desa Renrua,Mandeu Raimanus,Dua Koran dan Desa Tasain.

Pesannya,mari kita dukung ibu penjabat desa untuk bersama-sama kerja sama untuk membangun desa dua koran.Pesan SekCam Raimanuk yang sering disapa Ony.

Akhir sambutannya,proficiat buat ibu Penjabat Desa dan terima kasih untuk Bapak Mantan Kepala Desa untuk semua jasa dan kebaikannya.

Serah terima jabatan ditandai dengan penyerahan satu buah Cap Kantor Desa dan tanda tangan berita acara serah terima oleh semua pihak terkait

Turut hadir dalam kesempatan tersebut,Mantan Kepala Desa Dua Koran Edmundus Ulu,Sekertaris Camat Raimanuk Bernardinus Y.R.Berek,Penjabat Desa Dua Koran yang didampingi suaminya,Kanit Propam Polsek Raimanuk AIPDA Damianus Fahik, S.IP
Sekertaris Desa Dua Koran,BPD,LPM,Tokoh Adat,Tokoh Perempuan,Tokoh Pemuda dan Masyarakat setempat.

Komentar
judul gambar
judul gambar