Songsong Pilkada Serentak 2024, KPUD Belu Melantik 60 Anggota PPK Baru

Belu, News.Matatimor – Net : Menyongsong pemilihan serentak Bupati dan wakil Bupati bersama Gubernur dan wakil Gubernur periode 2024-2029, Komisi Pemilihan Umum secara serentak melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Salah satunya, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Belu melantik Anggota PPK yang berasal dari 12 Kecamatan sebanyak 60 orang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut berlangsung di aula hotel nusantara dua oleh KPUD Belu pada, kamis 16/05/2024

Guna menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah 60 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 12 Kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Belu.

Pelantikan dipimpin Ketua KPUD Belu, Yohanes Seven Ata Palla didampingi Komisioner, Yoni Arianto Neolaka, Herlince Emiliana Asa, Maria Gizela Lumis dan Gregorius Mali serta Sekretaris, para Kasubag dan staf Sekretariat KPU Belu.

Turut menyaksikan, Ketua dan Anggota Bawaslu, perwakilan dari Kapolres Belu, perwakilan dari Kesbangpol, BKPSDM Belu, Rohaniwan Katolik dan Pendeta serta tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Belu dalam sambutannya mengucapkan profisiat dan selamat kepada 60 anggota PPK yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga berhasil dilantik.

Menurut Epen, sapaan akrab ketua KPU Belu, sesuai jadwal dan tahapan Pilkada Tahun 2024 yang ditetapkan, tahapan demi tahapan sudah dimulai dan hari ini kita melakukan pelantikan 60 Anggota PPK yang akan melaksanakan tugas di 12 kecamatan.

“Jadwal tahapan yang dilakukan ini beririsan. Hari ini kita melakukan pelantikan PPK sedangkan pembentukan badan Adhock untuk PPS juga sedang dilakukan ujian tertulis CAT yang akan melaksanakan tugas di desa dan kelurahan”, ungkap Epen.

Kepada 60 anggota PPK yang dilantik, Ketua KPU Belu menegaskan bahwa setelah diambil sumpah dan penandatangan pakta integritas, PPK dituntut untuk setia selalu pada Undang-Undang, Peraturan KPU dan regulasi yang ada dan bekerja secara profesional dan menjaga netralitas sebagai penyelengara.

“Selamat bergabung di keluarga besar KPU Belu. Mari tunjukkan loyalitas kita. Pekerjaan yang dilakukan harus sesuai hati, pikiran dan perbuatan harus sejalan. Jaga netralitas kita agar apa yang diharapakan demi suksesnya Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik”, tukas Epen.

Ia merincikan, sebagai penyelengara, PPK dituntut untuk mewujudkan 3 kunci sukses yakni sukses tahapan, sukses administrasi dan sukses partisipasi.

“PPK adalah perpanjangan tangan KPU di kecamatan. Semua tahapan yang akan dilaksanakan harus sesuai dengan regulasi ada artinya dimulai dan berakhir harus tetap waktu. Lembaga KPU bersifat hirarki, apapun yang diamanatkan oleh KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten, PPK wajib menjalankan itu dengan menjaga netralitas.

Dirinya berharap penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Belu tahun 2024 lebih baik lagi dari penyelenggaraan pilkada tahun-tahun kemarin.

Sementara, Yohana Y. Atok salah satu anggota PPK Atambua Selatan yang dimintai keterangannya mengatakan ini adalah kesempatan yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai pantia ad hoc di kecamatan.

“Setelah melewati beberapa tahapan ujian seleksi dan hari ini resmi dilantik, tentunya saya bersyukur karena diberikan kesempatan untuk menjalankan tugas sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan,” ungkap Yohana.

Lanjut dia, “Terimakasih kepada KPU Belu yang telah mengakomodir saya sebagai anggota PPK dan ini tentunya suatu tugas mulia bagi saya.”

“Harapannya dalam menjalankan tugas, apa yang sudah diucapkan dalam sumpah dan janji PPK tadi, bisa dilaksanakan dengan baik demi suksesnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada 27 November mendatang,” pungkasnya.***

Komentar
judul gambar
judul gambar