Total 28.15 KM Panjang Jalan Yang Akan Segera di Kerjakan Pemda Kabupaten Belu, Ini Lokasinya

Atambua, News.Matatimor – Net : Tidak sedikit dana yang di alokasikan oleh Pemerintah Daerah (PemDa) Kabupaten Belu khususnya untuk pembangunan jalan, baik itu di dalam kota maupun luar kota.

Dana yang di gelontorkan sebanyak, 77,19 Miliar Rupiah dan akan difokuskan untuk pembangunan jalan di wilayah kabupaten belu.

Di ungkapkan oleh pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu Simplisius Vinsen Dalung ketika ditemui awak media News.Matatimor- Net di ruang kerjanya pada, Senin (24/07/2023).

Dijelaskan, anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Specific Grant, dan Insentif Fiskal dengan total anggaran Rp.77,19 Miliar Rupiah.

Untuk DAK, Pemda Belu mengalokasikan dana sebesar Rp 55.9 Miliar dengan total 28.15 KM panjang jalan.

“Untuk DAK, kita fokuskan untuk pembangunan jalan di luar Kota Atambua. 15,9 KM itu peningkatan jalan dan 12,25 KM adalah pemeliharaan jalan,” jelasnya.

Pembangunan jalan yang bersumber dari DAK ditujukan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan Haekesak-Turiskain, Persimpangan Jalan Fulur-Henes, Labur-Uarau, Wedomu-Nualain, Wilain-Halileki, dan Lahurus-Halileki.

Berikutnya, Pemkab Belu juga menggelontorkan anggaran sebesar Rp 18.49 M untuk pembangunan jalan yang bersumber dari Insentif Fiskal. Total ada 8 Paket jalan dengan total 12,29 Km panjang jalan.

Dari 8 paket itu, 3 paket untuk pembangunan jalan dalam Kota Atambua, dan 5 paket di luar Kota Atambua.

Paket dalam Kota Atambua terdiri dari Jalan Fetor Lidak, Proklamasi, dan RA. Kartini.

Sedangkan paket Luar Kota terdiri dari, Jalan Wilain-Rusan, Berluli-Fatuatis, Nenuk-Tala, jalan Desa Sanafini-Haekesak, dan Jalan Desa Wesasuit-Wehor-Leosama.

Sumber anggaran lain yang dialokasikan Pemkab Belu diambil dari Specific Grant senilai Rp 2,8 M dengan panjang jalan 2,9 KM.

Anggaran itu dibagi dalam 4 paket jalan yaitu Jln. Merdeka, Jln. Pramuka, Jln. Lilin I, dan Jln. Halilulik-Fatubesi.

Diungkapkan bahwa 6 Paket Jalan yang bersumber dari DAK saat ini sudah mulai dikerjakan. Sedangkan, untuk pembangunan jalan yang bersumber dari Specific Grant dan Insentif Fiskal akan segera dilakukan kontrak dalam minggu ini.

“Sebenarnya hari ini sudah bisa dikontrakan, hanya saja, tim PPK saat ini sedang menemani tim Balai Jalan Nasional untuk monitoring pelaksanaan proyek jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Besok atau lusa kita sudah bisa selesai pelaksanaan kontrak sehingga segera diintervensi,” ujar pria yang akrab disapa Vinsen itu.

Komentar
judul gambar
judul gambar